*Menanamkan Kejujuran dalam Diri Anak*
1. Keteladanan. Keteladanan adalah pembelajaran adab paling efektif. Sebagai guru pertama, orang tua harus menjadi teladan pertama dalam kejujuran.
2. Menghindari Bohong dalam Ancaman. Ancaman adalah cara terakhir dalam pendidikan. Jika kondisi mengharuskan adanya ancaman, harus menghindari kebohongan.
3. Konsekuen dalam Melaksanakan Hukuman. Jangan memberikan hukuman yang tidak dapat dilaksanakan. Komunikasikan dengan anak sebelum memberikan hukuman. Agar ketika hukuman diterapkan, anak faham bahwa itu konsekuensi dari perilakunya.
4. Dekat dengan Profil Kejujuran. Ceritakan kisah teladan kejujuran para Nabi, sahabat, ulama, dan orang-orang shalih terdahulu. Berkisah adalah cara yang sangat efektif mempengaruhi dan membentuk kepribadian anak.
5. Menyikapi Kebohongan dengan Tepat. Jika mendapati anak terindikasi bohong, ajak bicara secara pribadi dengan tetap berprasangka baik.
Sumber: "Basic Islamic Parenting" tulisan Sudarisman Ahmad, Lc, MA.
0 komentar:
Posting Komentar